Cara Kerja Semprotan Disinfektan

Cara Kerja Semprotan Disinfektan

Semprotan disinfektan adalah zat yang disemprotkan pada subjek atau permukaan untuk membunuh atau menghancurkan mikroorganisme yang hidup di atasnya. Penting untuk dicatat bahwa disinfektan tidak membunuh setiap jenis bakteri, terutama jenis yang lebih resisten. Bahan aktif dalam semprotan mengganggu metabolisme bakteri atau menghancurkan dinding selnya. Tempat yang paling umum digunakan disinfektan meliputi; rumah sakit, ruang dokter, bedah gigi, laboratorium, dapur, restoran, hotel dan kamar mandi.

Semprotan disinfektan yang sempurna

Semprotan yang sempurna harus dapat membunuh atau menonaktifkan semua jenis bakteri dan virus. Semprotan harus tidak mahal, tidak berbahaya bagi manusia dan tidak korosif. Aspek yang paling penting adalah khasiat disinfektan, yang sempurna akan membunuh semua bakteri dalam waktu singkat. Dengan membunuh bakteri, ia mencegahnya berkembang dan berkembang biak dalam jumlah yang resisten terhadap bahan kimia asli yang digunakan dalam upaya pembunuhan, jika Anda tidak ingin melakukan sendiri, Anda dapat menghubungi jasa profesional seperti jasa disinfektan yang handal di bidang ini.

Jenis-jenis disinfektan yang dapat digunakan dalam bentuk semprotan

1) Disinfektan udara. Ini adalah antimikroba yang dapat membunuh mikroorganisme saat berada di udara. Jenis disinfektan ini harus digunakan dalam bentuk semprotan atau aerosol, dengan konsentrasi yang cukup tinggi untuk benar-benar membunuh pelakunya.

2) Alkohol. Alkohol sering digunakan dalam semprotan disinfektan. Alkohol bertindak sebagai agen pengering yang mengeringkan mikroorganisme yang membunuh mereka. Alkohol tidak korosif, melindungi permukaan laminasi dll, tetapi sayangnya alkohol juga menimbulkan bahaya kebakaran jika tidak menguap cukup cepat.

3) Agen pengoksidasi. Agen ini seperti klorin dan oksigen bekerja dengan mengoksidasi dinding sel organisme, menyebabkan sel menuju kematiannya. Agen pengoksidasi banyak ditemukan pada desinfektan rumah tangga. Beberapa agen pengoksidasi yang dikenal termasuk, oksigen, ozon, kloramin, hidrogen peroksida, yodium dan Sodium hipoklorit (pemutih).

Bagaimana kuman menyebar?

1) Sentuh. Dengan menyentuh orang lain, kuman permukaan atau benda dapat menyebar dari satu tempat ke tempat lain. Studi menemukan bahwa bakteri dapat hidup di permukaan seperti restoran hingga 2 jam dan virus 24 jam. Menggunakan semprotan disinfektan pada permukaan ini mengurangi risiko transfer kuman.

2) Makan. Kuman dapat disebarkan melalui makanan mentah yang tidak dicuci, makanan yang tidak disimpan dengan benar atau telah terinfeksi. Penyebab terbesar perpindahan makanan adalah salmonella yang dapat menyebabkan gastro, muntah dan gastroenteritis atau biasa disebut keracunan makanan.

3) Minum. Penularan dapat terjadi melalui air minum yang tercemar kotor, gelas kotor dan berbagi minuman.

4) Pernapasan. Kuman di udara dapat dihirup melalui bicara, bersin atau batuk. Selain memakai masker, semprotan disinfektan adalah satu-satunya cara lain untuk mencegah tertelannya virus dan bakteri.

Kesimpulan

Kuman dapat dibunuh dengan bermacam-macam zat yang berbeda. Disinfektan terbaik akan mampu membunuh semua kuman tanpa membahayakan orang atau merusak permukaan. Untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri, Anda perlu memastikan bahwa disinfektan yang Anda pilih efektif dan mampu membunuh kuman di permukaan dan di udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *